fbpx

Surat Al-Waqiah

oleh | Jul 25, 2023 | Uncategorized | 0 Komentar

Surat Al-Waqiah merupakan salah satu surat dalam Al-Quran yang memiliki kedudukan istimewa dan keutamaan tersendiri bagi umat Mslim. Surat ini termasuk ke dalam juz ke-27, terdiri dari 96 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Makkiyah, yang artinya surat ini diturunkan di Makkah sebelum Rasulullah Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Surat Al-Waqiah memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi yang membacanya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ

Izaa waqa’atil waaqi’ah

When the Event inevitable cometh to pass

(1) Apabila terjadi hari Kiamat

لَيۡسَ لِـوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ‌

Laisa liwaq’atihaa kaazibah

Then will no (soul) entertain falsehood concerning its coming.

(2) terjadinya tidak dapat didustakan 

خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ

Khafidatur raafi’ah

(Many) will it bring low; (many) will it exalt;

(3) (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain)

اِذَا رُجَّتِ الۡاَرۡضُ رَجًّا

Izaa rujjatil ardu rajjaa

When the earth shall be shaken to its depths

(4) Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya

وَّبُسَّتِ الۡجِبَالُ بَسًّا

Wa bussatil jibaalu bassaa

And the mountains shall be crumbled to atoms

(5) dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya

فَكَانَتۡ هَبَآءً مُّنۡۢبَـثًّا

Fakaanat habaaa’am mumbassaa

Becoming dust scattered abroad

(6) maka jadilah ia debu yang beterbangan

وَّكُنۡـتُمۡ اَزۡوَاجًا ثَلٰـثَـةً

Wa kuntum azwaajan salaasah

And ye shall be sorted out into three classes

(7) dan kamu menjadi tiga golongan

 

فَاَصۡحٰبُ الۡمَيۡمَنَةِ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَيۡمَنَةِ

Fa as haabul maimanati maaa as haabul maimanah

Then (there will be) the Companions of the Right Hand;- What will be the Companions of the Right Hand?

(8) yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu

وَاَصۡحٰبُ الۡمَشۡـَٔـمَةِ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡمَشۡـَٔـمَةِؕ

Wa as haabul mash’amati maaa as haabul mash’amah

And the Companions of the Left Hand,- what will be the Companions of the Left Hand?

(9) dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu

وَالسّٰبِقُوۡنَ السّٰبِقُوۡنَۚ

Wassaabiquunas saabiquun

And those Foremost (in Faith) will be Foremost (in the Hereafter)

(10) dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga)

اُولٰٓٮِٕكَ الۡمُقَرَّبُوۡنَ‌ۚ

Ulaaa’ikal muqarrabuun

These will be those Nearest to Allah

(11) Mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah)

 

فِىۡ جَنّٰتِ النَّعِيۡمِ

Fii Jannaatin Na’iim

In Gardens of Bliss

(12) Berada dalam surga kenikmatan

ثُلَّةٌ مِّنَ الۡاَوَّلِيۡنَۙ‏

Sullatum minal awwaliin

A number of people from those of old

(13) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu

وَقَلِيۡلٌ مِّنَ الۡاٰخِرِيۡنَؕ

Wa qaliilum minal aa khiriin

And a few from those of later times

(14) dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian

عَلٰى سُرُرٍ مَّوۡضُوۡنَةٍۙ

Alaa sururim mawduunah

(They will be) on Thrones encrusted (with gold and precious stones)

(15) Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata

مُّتَّكِـــِٕيۡنَ عَلَيۡهَا مُتَقٰبِلِيۡنَ

Muttaki’iina ‘alaihaa mutaqabiliin

Reclining on them, facing each other

(16) mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan

يَطُوۡفُ عَلَيۡهِمۡ وِلۡدَانٌ مُّخَلَّدُوۡنَۙ‏

Yatuufu ‘alaihim wildaa num mukkhalladuun

Round about them will (serve) youths of perpetual (freshness)

(17) Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda

بِاَكۡوَابٍ وَّاَبَارِيۡقَ وَكَاۡسٍ مِّنۡ مَّعِيۡنٍۙ

Bi akwaabinw wa abaariiq, wa kaasim mim ma’iin

With goblets, (shining) beakers, and cups (filled) out of clear-flowing fountains

 

(18) dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir

لَّا يُصَدَّعُوۡنَ عَنۡهَا وَلَا يُنۡزِفُوۡنَۙ

ثُلَّةٌ مِّنَ الۡاَوَّلِيۡنَۙ‏

Laa yusadda’uuna ‘anhaa wa laa yunzifuun

No after-ache will they receive therefrom, nor will they suffer intoxication

(19) mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk

لَّا يُصَدَّعُوۡنَ عَنۡهَا وَلَا يُنۡزِفُوۡنَۙ

Wa faakihatim mimmaa yatakhaiyaruun

And with fruits, any that they may select

(20) dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih

وَلَحۡمِ طَيۡرٍ مِّمَّا يَشۡتَهُوۡنَؕ‏

Wa lahmi tairim mimmaa yashtahuun

And the flesh of fowls, any that they may desire

(21) dan daging burung apa pun yang mereka inginkan

وَحُوۡرٌ عِيۡنٌۙ

Wa huurun’iin

And (there will be) Companions with beautiful, big, and lustrous eyes

(22) Dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah

كَاَمۡثَالِ اللُّـؤۡلُـوٴِالۡمَكۡنُوۡنِ‌ۚ

Ka amsaalil lu’lu’il maknuun

Like unto Pearls well-guarded

(23) laksana mutiara yang tersimpan baik

جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ

Jazaaa’am bimaa kaanuu ya’maluun

A Reward for the deeds of their past (life)

(24) Sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan

لَا يَسۡمَعُوۡنَ فِيۡهَا لَغۡوًا وَّلَا تَاۡثِيۡمًا

Laa yasma’uuna fiihaa laghwanw wa laa taasiimaa

Not frivolity will they hear therein, nor any taint of ill

 

(25) Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa

اِلَّا قِيۡلًا سَلٰمًا سَلٰمًا

Illaa qiilan salaaman salaamaa

Only the saying, “Peace! Peace”

(26) tetapi mereka mendengar ucapan salam

وَاَصۡحٰبُ الۡيَمِيۡنِ مَاۤ اَصۡحٰبُ الۡيَمِيۡنِؕ

Wa as haabul yamiini maaa as haabul Yamiin

The Companions of the Right Hand,- what will be the Companions of the Right Hand?

(27) Dan golongan kanan, siapakah golongan kanan itu

فِىۡ سِدۡرٍ مَّخۡضُوۡدٍۙ

ثُلَّةٌ مِّنَ الۡاَوَّلِيۡنَۙ‏

Fii sidrim makhduud

(They will be) among Lote-trees without thorns

(28) (Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri

وَّطَلۡحٍ مَّنۡضُوۡدٍۙ

Wa talhim manduud

Among Talh trees with flowers (or fruits) piled one above another

(29) dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)

وَّظِلٍّ مَّمۡدُوۡدٍۙ

Wa zillim mamduud

In shade long-extended

(30) dan naungan yang terbentang luas

وَّ مَآءٍ مَّسۡكُوۡبٍۙ

Wa maaa’im maskuub

By water flowing constantly

(31) dan air yang mengalir terus-menerus

وَّفَاكِهَةٍ كَثِيۡرَةٍۙ

Wa faakihatin kasiirah

And fruit in abundance

(32) dan buah-buahan yang banyak

لَّا مَقۡطُوۡعَةٍ وَّلَا مَمۡنُوۡعَةٍۙ

Laa maqtuu’atinw wa laa mamnuu’ah

Whose season is not limited, nor (supply) forbidden

(33) yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang mengambilnya

وَّ فُرُشٍ مَّرۡفُوۡعَةٍؕ

Wa furushim marfuu’ah

And on Thrones (of Dignity), raised high

(34) dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk

اِنَّاۤ اَنۡشَاۡنٰهُنَّ اِنۡشَآءًۙ

Innaaa anshaanaahunna inshaaa’aa

We have created (their Companions) of special creation

(35) Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung

فَجَعَلۡنٰهُنَّ اَبۡكَارًاۙ‏

Faja’alnaahunna abkaaraa

And made them virgin – pure (and undefiled)

(36) lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan

عُرُبًا اَتۡرَابًاۙ

Uruban atraabaa

Beloved (by nature), equal in age

(37) yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya

لِّاَصۡحٰبِ الۡيَمِيۡنِؕ

Li as haabil yamiin

For the Companions of the Right Hand

(38) untuk golongan kanan

 

ثُلَّةٌ مِّنَ الۡاَوَّلِيۡنَۙ

Sullatum minal awwa liin

A (goodly) number from those of old

(39) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu

وَثُلَّةٌ مِّنَ الۡاٰخِرِيۡنَؕ

Wa sullatum minal aakhiriin

And a (goodly) number from those of later times

(40) dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian

وَاَصۡحٰبُ الشِّمَالِ مَاۤ اَصۡحٰبُ الشِّمَالِؕ

Wa as haabush shimaali maaa as haabush shimaal

The Companions of the Left Hand,- what will be the Companions of the Left Hand?

(42) (Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih

وَّظِلٍّ مِّنۡ يَّحۡمُوۡمٍۙ

Wa zillim miny yahmuum

And in the shades of Black Smoke

(43) dan naungan asap yang hitam

لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيۡمٍ

Laa baaridinw wa laa kariim

Nothing (will there be) to refresh, nor to please

(44) tidak sejuk dan tidak menyenangkan

اِنَّهُمۡ كَانُوۡا قَبۡلَ ذٰ لِكَ مُتۡرَفِيۡنَۚ

Innaahum kaanuu qabla zaalika mutrafiin

For that they were wont to be indulged, before that, in wealth (and luxury)

(45) Sesungguhnya mereka sebelum itu (dahulu) hidup bermewah-mewah

وَكَانُوۡا يُصِرُّوۡنَ عَلَى الۡحِنۡثِ الۡعَظِيۡمِ‌ۚ

Wa kaanuu yusirruuna ‘alal hinsil ‘aziim

And persisted obstinately in wickedness supreme!

(46) dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar

وَكَانُوۡا يَقُوۡلُوۡنَ اَٮِٕذَا مِتۡنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبۡعُوۡثُوۡنَۙ

Wa kaanuu yaquuluuna a’izaa mitnaa wa kunnaa turaabanw wa izaaman’ainnaa lamab’uusuun

And they used to say, “What! when we die and become dust and bones, shall we then indeed be raised up again?

(47) dan mereka berkata, “Apabila kami sudah mati, menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?

اَوَاٰبَآؤُنَا الۡاَوَّلُوۡنَ

Awa aabaaa’unal awwaluun

(We) and our fathers of old?

(48) Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)

قُلۡ اِنَّ الۡاَوَّلِيۡنَ وَالۡاٰخِرِيۡنَۙ

Qul innal awwaliina wal aakhiriin

Say: “Yea, those of old and those of later times

(49) Katakanlah, “(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian

لَمَجۡمُوۡعُوۡنَ اِلٰى مِيۡقَاتِ يَوۡمٍ مَّعۡلُوۡمٍ

Lamajmuu’uuna ilaa miiqooti yawmim ma’luun

All will certainly be gathered together for the meeting appointed for a Day well-known

(50) pasti semua akan dikumpulkan pada waktu tertentu, pada hari yang sudah dimaklumi

ثُمَّ اِنَّكُمۡ اَيُّهَا الضَّآلُّوۡنَ الۡمُكَذِّبُوۡنَۙ

summa innakum ayyuhad daaalluunal mukazzibuun

Then will ye truly,- O ye that go wrong, and treat (Truth) as Falsehood!

(51) Kemudian sesungguhnya kamu, wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan!

لَاٰكِلُوۡنَ مِنۡ شَجَرٍ مِّنۡ زَقُّوۡمٍۙ

La aakiluuna min shaja rim min zaqquum

Ye will surely taste of the Tree of Zaqqum

(52) pasti akan memakan pohon zaqqum

فَمٰلِــُٔوۡنَ مِنۡهَا الۡبُطُوۡنَ‌ۚ

Famaali’uuna minhal butuun

Then will ye fill your insides therewith

(53) maka akan penuh perutmu dengannya

فَشٰرِبُوۡنَ عَلَيۡهِ مِنَ الۡحَمِيۡمِ‌ۚ

Fashaaribuuna ‘alaihi minal hamiim

And drink Boiling Water on top of it

(54) Setelah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

فَشٰرِبُوۡنَ شُرۡبَ الۡهِيۡمِؕ

Fashaaribuuna shurbal hiim

Indeed ye shall drink like diseased camels raging with thirst!

(55) Maka kamu minum seperti unta (yang sangat haus) minum

 

هٰذَا نُزُلُهُمۡ يَوۡمَ الدِّيۡنِؕ‏

Haazaa nuzuluhum yawmad diin

Such will be their entertainment on the Day of Requital

(56) Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan

نَحۡنُ خَلَقۡنٰكُمۡ فَلَوۡلَا تُصَدِّقُوۡنَ

Nahnu khalaqnaakum falaw laa tusaddiquun

It is We Who have created you: why will ye not witness the Truth?

(57) Kami telah menciptakan kamu, mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?

اَفَرَءَيۡتُمۡ مَّا تُمۡنُوۡنَؕ

Afara’aytum maa tumnuun

Do ye then see?- The (human Seed) that ye throw out

(58) Maka adakah kamu perhatikan, tentang (benih manusia) yang kamu pancarkan

 

ءَاَنۡتُمۡ تَخۡلُقُوۡنَهٗۤ اَمۡ نَحۡنُ الۡخٰلِقُوۡنَ

‘A-antum takhluquu nahuuu am nahnul khaaliquun

Is it ye who create it, or are We the Creators?

(59) Kamukah yang menciptakannya, ataukah Kami penciptanya?

نَحۡنُ قَدَّرۡنَا بَيۡنَكُمُ الۡمَوۡتَ وَمَا نَحۡنُ بِمَسۡبُوۡقِيۡنَۙ

Nahnu qaddarnaa baina kumul mawta wa maa nahnu bimasbuuqiin

We have decreed Death to be your common lot, and We are not to be frustrated

(60) Kami telah menentukan kematian masing-masing kamu dan Kami tidak lemah

عَلٰٓى اَنۡ نُّبَدِّلَ اَمۡثَالَـكُمۡ وَنُـنۡشِئَكُمۡ فِىۡ مَا لَا تَعۡلَمُوۡنَ

Alaaa an nubaddila amsaalakum wa nunshi’akum fii maa laa ta’lamuun

from changing your Forms and creating you (again) in (forms) that ye know not.

(61) untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (di dunia) dan membangkitkan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui

وَلَـقَدۡ عَلِمۡتُمُ النَّشۡاَةَ الۡاُوۡلٰى فَلَوۡلَا تَذَكَّرُوۡنَ

Wa laqad ‘alimtumun nash atal uulaa falaw laa tazakkaruun

And ye certainly know already the first form of creation: why then do ye not celebrate His praises?

(62) Dan sungguh, kamu telah tahu penciptaan yang pertama, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

اَفَرَءَيۡتُمۡ مَّا تَحۡرُثُوۡنَؕ

Afara’aytum maa tahrusuun

See ye the seed that ye sow in the ground?

(63) Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam?

ءَاَنۡتُمۡ تَزۡرَعُوۡنَهٗۤ اَمۡ نَحۡنُ الزّٰرِعُوۡنَ

A-antum tazra’uunahuuu am nahnuz zaari’uuun

Is it ye that cause it to grow, or are We the Cause?

(64) Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan?

 

لَوۡ نَشَآءُ لَجَـعَلۡنٰهُ حُطَامًا فَظَلۡتُمۡ تَفَكَّهُوۡنَ

Law nashaaa’u laja’al naahu hutaaman fazaltum tafakkahuun

Were it Our Will, We could crumble it to dry powder, and ye would be left in wonderment

(65) Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami hancurkan sampai lumat; maka kamu akan heran tercengang

اِنَّا لَمُغۡرَمُوۡنَۙ

Innaa lamughramuun

(Saying), “We are indeed left with debts (for nothing):

(66) (sambil berkata), “Sungguh, kami benar-benar menderita kerugian

 

بَلۡ نَحۡنُ مَحۡرُوۡمُوۡنَ

Bal nahnu mahruumuun

Indeed are we shut out (of the fruits of our labour)

(67) bahkan kami tidak mendapat hasil apa pun

اَفَرَءَيۡتُمُ الۡمَآءَ الَّذِىۡ تَشۡرَبُوۡنَؕ

Afara’aytumul maaa’allazii tashrabuun

See ye the water which ye drink?

(68) Pernahkah kamu memperhatikan air yang kamu minum?

ءَاَنۡـتُمۡ اَنۡزَلۡـتُمُوۡهُ مِنَ الۡمُزۡنِ اَمۡ نَحۡنُ الۡمُنۡزِلُوۡنَ

A-antum anzaltumuuhu minal muzni am nahnul munziluun

Do ye bring it down (in rain) from the cloud or do We?

(69) Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan?

لَوۡ نَشَآءُ جَعَلۡنٰهُ اُجَاجًا فَلَوۡلَا تَشۡكُرُوۡنَ

Law nashaaa’u ja’alnaahu ujaajan falaw laa tashkuruun

Were it Our Will, We could make it salt (and unpalatable): then why do ye not give thanks?

(70) Sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami menjadikannya asin, mengapa kamu tidak bersyukur?

اَفَرَءَيۡتُمُ النَّارَ الَّتِىۡ تُوۡرُوۡنَؕ

Afara’aytumun naaral latii tuuruun

See ye the Fire which ye kindle?

(71) Maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan (dengan kayu)?

 

ءَاَنۡتُمۡ اَنۡشَاۡتُمۡ شَجَرَتَهَاۤ اَمۡ نَحۡنُ الۡمُنۡشِـُٔـوۡنَ

A-antum anshaatum shajaratahaaa am nahnul munshi’uun

Is it ye who grow the tree which feeds the fire, or do We grow it?

(72) Kamukah yang menumbuhkan kayu itu ataukah Kami yang menumbuhkan?

 

نَحۡنُ جَعَلۡنٰهَا تَذۡكِرَةً وَّمَتَاعًا لِّلۡمُقۡوِيۡنَ‌ۚ

Nahnu ja’alnaahaa tazkira tanw wa mataa’al lilmuqwiin

We have made it a memorial (of Our handiwork), and an article of comfort and convenience for the denizens of deserts.

(73) Kami menjadikannya (api itu) untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir.

 

فَسَبِّحۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الۡعَظِيۡمِ

Fasabbih bismi Rabbikal ‘aziim

Then celebrate with praises the name of thy Lord, the Supreme!

(74) Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

 

فَلَاۤ اُقۡسِمُ بِمَوٰقِعِ النُّجُوۡمِۙ

Falaa uqsimu bimaawaa qi’innujuum

Furthermore I call to witness the setting of the Stars

(75) Lalu Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang

وَاِنَّهٗ لَقَسَمٌ لَّوۡ تَعۡلَمُوۡنَ عَظِيۡمٌۙ

Wa innahuu laqasamul lawta’lamuuna’aziim

And that is indeed a mighty adjuration if ye but knew

(76) Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui

 

اِنَّهٗ لَـقُرۡاٰنٌ كَرِيۡمٌۙ

Innahuu la quraanun kariim

That this is indeed a qur’an Most Honourable

(77) dan (ini) sesungguhnya Al-Qur’an yang sangat mulia

فِىۡ كِتٰبٍ مَّكۡنُوۡنٍۙ

Fii kitaabim maknuun

In Book well-guarded

(78) dalam Kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh)

لَّا يَمَسُّهٗۤ اِلَّا الۡمُطَهَّرُوۡنَؕ‏

Laa yamassuhuuu illal mutahharuun

Which none shall touch but those who are clean

(79) tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan

تَنۡزِيۡلٌ مِّنۡ رَّبِّ الۡعٰلَمِيۡنَ

Tanziilum mir Rabbil’aalamiin

A Revelation from the Lord of the Worlds

(80) Diturunkan dari Tuhan seluruh alam

اَفَبِهٰذَا الۡحَـدِيۡثِ اَنۡتُمۡ مُّدۡهِنُوۡنَۙ

Afabihaazal hadiisi antum mudhinuun

Is it such a Message that ye would hold in light esteem?

(81)  Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Al-Qur’an)

 

وَتَجۡعَلُوۡنَ رِزۡقَكُمۡ اَنَّكُمۡ تُكَذِّبُوۡنَ

Wa taj’aluuna rizqakum annakum tukazzibuun

And have ye made it your livelihood that ye should declare it false?

(82) dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan(-Nya)

 

فَلَوۡلَاۤ اِذَا بَلَغَتِ الۡحُـلۡقُوۡمَۙ

Falaw laaa izaa balaghatil hulquum

Then why do ye not (intervene) when (the soul of the dying man) reaches the throat

(83) Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan

 

وَاَنۡتُمۡ حِيۡنَٮِٕذٍ تَـنۡظُرُوۡنَۙ

Wa antum hiina’izin tanzuruun

And ye the while (sit) looking on

(84) dan kamu ketika itu melihat

وَنَحۡنُ اَقۡرَبُ اِلَيۡهِ مِنۡكُمۡ وَلٰـكِنۡ لَّا تُبۡصِرُوۡنَ

Wa nahnu aqrabu ilaihi minkum wa laakil laa tubsiruun

But We are nearer to him than ye, and yet see not

(85) dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat

 

فَلَوۡلَاۤ اِنۡ كُنۡتُمۡ غَيۡرَ مَدِيۡنِيۡنَۙ

Falaw laaa in kuntum ghira madiiniin

Then why do ye not,- If you are exempt from (future) account,

(86) maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah)

 

تَرۡجِعُوۡنَهَاۤ اِنۡ كُنۡتُمۡ صٰدِقِيۡنَ

Tarji’uunahaaa in kuntum saadiqiin

Call back the soul, if ye are true (in the claim of independence)

(87) kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang yang benar?

 

فَاَمَّاۤ اِنۡ كَانَ مِنَ الۡمُقَرَّبِيۡنَۙ‏

Fa ammaaa in kaana minal muqarrabiin

Thus, then, if he be of those Nearest to Allah

(88) Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah)

فَرَوۡحٌ وَّ رَيۡحَانٌ وَّجَنَّتُ نَعِيۡمٍ

Farawhunw wa raihaa nunw wa jannatu na’iim

(There is for him) Rest and Satisfaction, and a Garden of Delights

(89) maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga (yang penuh) kenikmatan

 

وَاَمَّاۤ اِنۡ كَانَ مِنۡ اَصۡحٰبِ الۡيَمِيۡنِۙ

Wa ammaaa in kaana min as haabil yamiin

And if he be of the Companions of the Right Hand

(90) Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan

فَسَلٰمٌ لَّكَ مِنۡ اَصۡحٰبِ الۡيَمِيۡنِؕ

Fasalaamul laka min as haabil yamiin

(For him is the salutation), “Peace be unto thee”, from the Companions of the Right Hand

(91) maka, “Salam bagimu (wahai) dari golongan kanan!” (sambut malaikat)

 

وَاَمَّاۤ اِنۡ كَانَ مِنَ الۡمُكَذِّبِيۡنَ الضَّآلِّيۡنَۙ

Wa ammaaa in kaana minal mukazzibiinad daaalliin

And if he be of those who treat (Truth) as Falsehood, who go wrong

(92) Dan adapun jika dia termasuk golongan orang yang mendustakan dan sesat

 

فَنُزُلٌ مِّنۡ حَمِيۡمٍۙ

Fanuzulum min hamiim

For him is Entertainment with Boiling Water

(93) maka dia disambut siraman air yang mendidih

وَّتَصۡلِيَةُ جَحِيۡمٍ

Wa tasliyatu jahiim

And burning in Hell-Fire

(94) dan dibakar di dalam neraka

اِنَّ هٰذَا لَهُوَ حَقُّ الۡيَـقِيۡنِۚ‏

Inna haaza lahuwa haqqul yaqiin

Verily, this is the Very Truth and Certainly.

(95) Sungguh, inilah keyakinan yang benar

فَسَبِّحۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الۡعَظِيۡمِ

Fasabbih bismi rabbikal ‘aziim

So celebrate with praises the name of thy Lord, the Supreme

(96) Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

 

Dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, Surat Al-Waqiah mengajarkan kita untuk senantiasa meningkatkan kualitas iman dan amal perbuatan, serta menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup. Dengan memahami tafsir dan hikmah dari surat ini, semoga kita dapat menjadi hamba yang lebih baik di hadapan Allah dan mendapatkan keberkahan serta rahmat-Nya dalam kehidupan dunia dan akhirat.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *