5 Aktivitas Seru di Kampung Inggris Pare Selain Belajar (Wajib Coba!)

Apakah kamu mengira kehidupan di Pare hanya seputar asrama dan ruang kelas saja? Jika iya, kamu perlu membaca artikel ini sampai habis. Faktanya, ada segudang aktivitas seru di Kampung Inggris yang menantimu di luar jam pelajaran.

Tentu saja, sebagai kawasan pelajar terbesar di Indonesia, Pare memiliki budaya unik yang tidak akan kamu temukan di kota lain. Mulai dari gaya transportasi hingga tempat nongkrong-nya, semuanya punya cerita tersendiri.

Lantas, apa saja kegiatan yang pantang kamu lewatkan saat menjadi siswa Interpeace nanti? Yuk, simak daftar aktivitas seru di Kampung Inggris versi lifestyle anak Pare berikut ini!

1. Gowes Santai Keliling Desa (Budaya Wajib!)

Pertama-tama, belum sah jadi anak Pare kalau belum naik sepeda onthel. Di sini, sepeda adalah “kaki” utama para siswa. Kamu bisa menyewa sepeda dengan harga yang sangat terjangkau untuk durasi mingguan atau bulanan.

Bayangkan asyiknya gowes sore-sore melewati jalanan desa yang teduh, menyapa penduduk lokal yang ramah, atau balapan kecil-kecilan dengan teman asrama menuju tempat kursus. Aktivitas ini bukan cuma sehat, tapi juga bikin hati adem. Jujur, momen sederhana inilah yang paling sering bikin kangen saat sudah pulang ke rumah.

2. Wisata Kuliner Legendaris: Tansu & Nasi Pecel

Selanjutnya, mari bicara soal perut. Salah satu aktivitas seru di Kampung Inggris yang paling digemari adalah berburu kuliner murah meriah. Kamu wajib mencoba “Tansu” alias Ketan Susu.

Biasanya, warung Tansu buka di malam hari dan menjadi tempat berkumpulnya siswa dari berbagai kursusan. Sambil menikmati ketan hangat dan teh tarik, kamu bisa mempraktikkan speaking dengan teman baru. Selain itu, jangan lupa sarapan Nasi Pecel Kediri yang harganya ramah banget di kantong pelajar!

Ingin tahu estimasi biaya makan di sini? Cek artikel Biaya Holiday Program Kampung Inggris Pare 2026 (Link Internal).

3. Nongkrong Produktif di Cafe Aesthetic

Di sisi lain, Pare sekarang sudah semakin modern. Banyak bermunculan cafe-cafe hits dengan desain instagrammable dan Wi-Fi kencang. Bagi kamu yang butuh suasana baru untuk mengerjakan tugas atau sekadar scroll TikTok, cafe-cafe ini adalah surga.

Uniknya, di beberapa cafe, kamu akan sering mendengar pengunjung lain mengobrol dalam bahasa Inggris. Lingkungan ini secara tidak langsung memotivasimu untuk ikut aktif berbahasa asing meskipun sedang santai.

4. Menikmati Akhir Pekan di Car Free Day (CFD) atau Taman Kilisuci

Lalu, apa yang dilakukan anak Pare saat hari Minggu libur kursus? Biasanya, mereka menyerbu area [tautan mencurigakan telah dihapus] atau lokasi Car Free Day di sekitar Pare.

Di sana, kamu bisa jogging, senam bareng, atau sekadar jajan cilok dan es tebu. Ini adalah momen yang tepat untuk refreshing otak setelah seminggu penuh digempur materi grammar dan vocab.

5. Berburu Foto di Spot Ikonik Pare

Terakhir, jangan lupa dokumentasikan perjalananmu. Selain Simpang Lima Gumul, banyak sudut jalanan Pare yang fotogenik. Mulai dari tulisan-tulisan mural di tembok desa hingga gerbang asrama Interpeace yang ikonik.

Mengabadikan momen adalah bagian dari aktivitas seru di Kampung Inggris yang wajib kamu lakukan. Nantinya, foto-foto inilah yang akan menjadi kenang-kenangan manis perjuanganmu menuntut ilmu.

Kesimpulan: Hidup di Pare itu Berwarna!

Pada akhirnya, belajar di Interpeace itu paket lengkap. Kamu tidak hanya mendapatkan ilmu bahasa Inggris (Knowledge), tapi juga pengalaman hidup (Experience) yang kaya warna.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera rasakan sendiri serunya hidup sebagai anak Pare!

👉 DAFTAR HOLIDAY PROGRAM DI SINI

5 Responses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *